6 Alasan Mengapa Kamu Harus Merasakan Kehidupan Anak Kos

Kamu Harus Merasakan Kehidupan Anak Kos - jika kamu pernah berstatus sebagai anakkos maka kamu patut bersyukur dan itu adalah pengalaman istimewa. karena ternyata tidak semua orang pernah merasakan kehidupan anak kost.



Mereka yang pernah menjadi anak kosan, baik terpaksa atau yang senang hati akan tahu bahwa banyak manfaat yang akan didapatkan dari pengalaman hidup di kosan. Manfaat tersebut tentunya tidak akan didapatkan secara langsung. Namun, secara tidak langsung maka kamu pasti akan bersyukur sebab pernah menikmati sebuah pengalaman–menjadi anak kosan-yang mengasyikkan.

Mungkin saja diantara kita bertanya-tanya. Mengapa kita perlu merasakan menjadi seorang anak kost? Berikut adalah 6 alasannya:

ANAK KOST DAPAT MENGATUR KEUANGANMU SENDIRI


Sebagai anak kos wajib bersyukur karena kita diberi kesempatan lebih untuk belajar cara memanage keuangan. Betapa tidak? Uang saku yang segitu-segitu saja tiap bulan tentu akan membuatmu berpikir keras. Padahal, harga nasi telor terus melambung. Hehehehe

Jika kamu cewek dan kamu adalah anak kos, maka mungkin saja kamu adalah calon ibu yang cermat dalam hal keuangan. Pastinya ini calon istri idaman. Amiin.. Hehehe. Mungkin, kamu bukanlah seorang akuntan. Namun, tentunya kamupun sudah fasih mengatur pengeluaran maupun pemasukan tiap bulan. Mulai dari belanja bulanan, kebutuhan makan hingga detergen atau peralatan dandan.

Nah, jika kamu cowok dan kamu adalah anak kosan, maka kamu tentu ke depannya pun kamu akan lebih gampang dalam mengatur keuangan. Ya, misalnya saja kamu dalam rangka pengiritan atau mempertebal tabungan masa depan. Hmm, pengalaman menarik, nyata dan langsung praktik ini hanya akan didapatkan anak kosan.

DISINILAH TAMPAK BAHWA KEHIDUPANMU MENCERMINKAN KEPRIBADIANMU

Pernahkah kamu menjumpai kamar kosan temanmu yang benar-benar semrawut alias berantakan? Atau kamu juga pernah berkunjung ke kamar teman kosmu yang kamarnya betul-betul kinclong. Hmmm, itulah yang namanya kepribadian. Kalau di rumah kan, bisa saja ibumu yang membereskan. Kalau di kosan? Hoo, jangan harap ibu kos akan melakukannya. Hehehehe

Ada lagi fenomena bahwa kos-kosan akan menunjukkan kepribadian seseorang. hal ini bisa dilihat dari kerapihan dan kebersihan kamar kosnya dan juga perilaku dia dalam kehidupan sehari hari di dalam kamar kos.

Ada lagi nih. Pernahkah kamu ngebo (istilah ngebo adalah terus-terusan tidur). Sepanjang hari saat liburan, mungkin saja kegiatanmu adalah tidur sampai siang. Entah kamu cowok atau bahkan cewek yang dikata “perawan”. Waah, di kosan ini disebut sebagai kepribadian sekaligus kebebasan. Hehehe. Coba saja di rumah kamu begini? kalau kayak gini kite bisa dilempar gagang sapu nih

JAUH DARI RUMAH ATAU SANAK SAUDARA AKAN MEMBUATMU LEBIH MENCINTAI KELUARGA

Jauh dari sanak keluarga terkadang menjadi kesedihan bagi sebagian orang. Namun ternyata buat anak kosan, ini akan menjadi sesuatu yang amat bermakna. Jauh dari keluarga tentunya akan merasakan hal yang tidak dirasakan saat tak ada jarak yang terbentang. Berbagai alat komunikasi tentunya akan digunakan agar dapat tetap berbincang dengan emak, bapak, simbok, embak atau adik di rumah.

Ini tentunya akan menimbulkan suatu perasaan lebih sayang dan cinta terhadap keluarga. Sebab, kadang jarak justru akan mempererat sebuah hubungan. Kamu yang pernah atau memang menjadi anak kost tentunya tahu bahwa pulang secara berkala (saat Lebaran atau liburan saja) adalah momen yang sangat dinantikan.

Momen liburan dan pulang ke kampung halaman akan didapatkan oleh seorang anak kosan. sebab balek kampung halaman bisa menjadi ritual yang penting dan tak pernah membosankan dan selalu dinantikan. Ya, tentunya rumah dan keluarga adalah sebaik-baiknya tempat pulang bukan?

BELAJAR PENTINGNYA MENERIMA APA ADANYA DAN BERLAPANG DADA

Akhir bulan datang lagi. Ya, tanggal paceklik yang tak pernah diinginkan datangpun tiba. “Persediaan” makin menipis. Sementara tanggal muda masih enggan berjumpa kita. Aduh, apa yang harus dilakukan? Ya hanya bisa menerima apa adanya dan terus berlapang dada. apalagi kalau kamu anak kosan yang kirimannya hanya segitu gitu aja.
Apa iya, kamu mau terus-terusan minta tambahan jatah dari orang tua? Maka tindakan terbijak adalah berlapang dada sampai terbit terang alias tanggal muda datang.
Maka disinilah kamu beruntung menjadi anak kosan yang selalu belajar arti legowo dan lapang dada. Ketemu mie instan ya syukur. Dapat nasi hasil berkat kondangan  atau bancakan mungkin itu suatu nikmat yang sangat patut disyukuri. Belum lagi jika dapat kotak makan siang habis ikut pelatihan atau seminar di kampus. Waah, rejeki! Hehehe

DIMANA LAGI KAMU BISA BELAJAR BERINTERAKSI DENGAN BERAGAM KARAKTER MANUSIA?

Ada yang nyebelin, ada yang ngeselin, ada yang pendiam ada pula yang cerewetnya minta ampun. Ada yang dermawan, Ada juga yang pelitnya minta ampun, bahkan cuma pinjam sandal aja nggak boleh. Si itu beda lagi, suka pinjam baju atau pakaian buat gaya baru dia. Ada yang lemah lembut, tapi banyak juga yang judesnya minta ampun. Dan masih banyak lagi beragam karakter.

Ya, di kosan ada beragam karakter manusia yang disana kamu akan siap dan harus siap menghadapi dan berinteraksi dengan mereka semua. hanya anak kosan yang bisa mengalami hal ini. Kos-kosan adalah ajang belajar mengenal dan berinteraksi dengan berbagai macam karakter manusia. Tentunya, hal ini akan membuatmu lebih mudah bergaul dan bersosialisasi dimanapun kamu berada. Minimal, kamu telah mendapatkan bekal.

BELAJAR MEMEGANG TEGUH KEPERCAYAAN DAN MELATIH KEMANDIRIAN

Menjadi anak kosan adalah bentuk kepercayaan keluarga pada kita masing-masing. Hidup tanpa pantauan khusus dari orang tua adalah bentuk kepercayaan orang tua pada diri kita. Memang bebas, tapi ini bukan berarti tanpa aturan. Menjaga kepercayaan orang tua bahwa kita bisa dan akan menjadi seseorang yang dewasa dalam tindakan maupun pikiran adalah tujuan.

Peganglah teguh kepercayaan orang tua yang sudah percaya pada kita, tentang kita yang bisa membawa dan menjaga diri.

Nah, menjadi anak kosan tentunya akan paham dengan hal ini. Tujuan dan kepercayaan orang tua kepada anak untuk ngekos. Mereka para orang tua tentunya berharap agar kita mampu mandiri.bagi kamu yangn pernah ngekos kamu harus menjaga kepercayaan dan kemandirian yang telah disematkan anak kost.

demikian kisah kasih menjadi anak kost. Ya, tentunya barangkali akan ada seabrek manfaat lain yang didapatkan dalam petualangan seorang anak kos.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel