Skip to main content

Kenapa Indonesia Masih Bebas dari Virus Corona?

anakkos.com - Hebatnya Indonesia, Masih Bebas Virus Corona wuhan china meski Banyak Negara Sudah terkena. Mari kita berpikir sedikit gila tapi masih dalam koridor fakta.

Kenapa Indonesia Masih Bebas dari Virus Corona?


Virus Corona bisa jadi sudah masuk ke tubuh orang Indonesia. Tetapi si virus kebingungan karena begitiu banyk antibody. Orang Indonesia itu mayoritas kebal dengan virus beginian. Mau virus flu Singapore kek, virus Mers, sars dan lain sebagainya.

Karena kita hidup di negara tropis dengan kelembaban yang sangat tinggi, dimana-mana bermukim jamur, dan udara kotor. jadi tubuh kita jauh lebih kebal daripada mereka-mereka..

Orang Eropa kena flu, banyak yang mati. coba kita yang kena flu, mau sampe ingus warna ijopun ya tetap bisa hahahihi... 😅😁. bener gak coy?

Orang Jepang kena bakteri eColi, langsung mati. La kita kalau kena bakteri eColi, paling banter ya mencret2 doank... 😅😅😂😂 bener ga coy?

Karena sudah kebiasaan dari jaman masih bocah beli es pinggir jalan, pake air mentah dan es batu nya juga bikinnya pake air kali yang banyak bakteri eColinya... 😅😂😂🙈🙈

Itu belom lagi tubuh juga dah digembleng tiap hari hadapin borax, formalin, pewarna pakaian, plastik, pengental semen, dsb... pokoke badan orang indonesia dah tahan banting dah. 😎😎😅😂😂😂

Bayangkan, mana berani mereka meniru. 100 sendok piring gelas cuma dicuci dengan air 1 ember. Minyak goreng campur plastik biar crispy coba. Minya goreng satu liter untuk goreng 50 kali.
Bayangkan pula limbah di impor untuk jadi bahan bakar produksi tahu di Sidoarjo.

Ayam yang sudah sakit-mati dijual dan tentu akhirnya dimakan orang. kambing keracunan, di jual untuk di sembelih.

Makan Usus, jantung, paru; brutu, darah, leher, isi di kepala ceker dan semua ditubuh hewan kecuali bulunya. Gula sintetis sudah jadi asupan harian. Tanpa micin rasa tak menjadi sedap. Tanpa cabai banyak makan tak terasa nendang.

Dari asap knalpot, obat nyamuk, rokok smpai debu juga disedot. Di Jakarta, karak telur dijual dan digoreng 40 cm di atas tanah. Ditepi jalan raya yang pasti ramai dan tidak peduli sebelumnya banjir luapan septic tank dan kali.

Makan pakai tangan yang cuma dicelupkan ke air. Dan kekonyolan-kekonyolan lain yang mungkin sekaligus menjadi prestasi.

Jika ada individu yang terpapar virus corona di Indonesia. Mungkin ia tidak memiliki gaya hidup di atas?. istilahnya terbentur terbentur terbentuk. (fb:ade setiawan)
NB: Redaksi menerima tulisan baik yang bertema anak kos maupun umum. silahkan kirim ke email : redaksianakkos@gmail.com
Buka Komentar
Tutup Komentar